Mengapa Kita Butuh Asurnasi? :Pentingnya Asuransi

Ilustrasi/ Pentingnya Asurnasi
Asurnasi memiliki tujuan untuk mengadakan persiapan dalam menghadapi kemungkinan kesulitan yang dihadapi oleh manusia dalam kehidupan. Dalam kegiatan perdagangan misalnya, bahaya kerugian yang dapat dialami oleh pedagang mendorong mereka untuk berupaya mendapatkan cara-cara yang aman melindungi diri dan kepentingan mereka. Cara-cara itu berbeda-beda sesuai dengan bentuk kerugiannya. Seandainya kerugian itu disadari lebih awal, maka seseorang itu akan mengatasinya dengan langkah pencegahan, dan seandainya kerugian itu sedikit, orang itu akan menanggungnya sendiri. Akan tetapi seandainya kerugian itu tidak dapat diduga dengan lebih awal serta banyak jumlahnya sampai tidak dapat dicegah atau diatasi sendiri, tentunya itu akan menimbulkan kesulitan baginya. Oleh karena itu, mencegah kerugian atau mengatasi dan menanggung kerugian sendiri tidak dapat dipraktekkan secara luas.

Dalam keadaan seperti ini, pedagang tersebut akan rugi sama sekali seandainya tidak ada bantuan dari masyarakat atau kelompoknya. Kerugian seperti itu tidak besar bagi seluruh masyarakat, tetapi bagi seorang individu hal itu merupakan suatu suatu kerugian besar seandainya dia menghadapi sendiri. Inilah yang menjadikan asurnasi menjadi penting bagi kita semua.


Ada yang mengatakan bahwa asuransi merupakan suatu upaya untuk melindungi kerugian dan ada pula yang berpendapat bahwa asuransi merupakan suatu cara menghadapi resiko. Mengenai kerugian ini, Adam Smith berpendapat bahwa cara asuransi membagi-bagikan kerugian yang dialami oleh individu kepada orang banyak dapat memberi keringanan dan kesenangan kepada seluruh anggota masyarakat.

Wagner, sebagaimana dikutip Muslehuddin, membuktikan hal tersebut dengan merumuskan teori kerugian sebagai berikut: perkataan asuransi menurut pengertian ekonomi adalah memaparkan suatu bentuk susunan ekonomi untuk memindahkan atau mengurangi kemungkinan akibat dari suatu peristiwa yang tidak baik yang akan terjadi, bergantung kepada sejauhmana keadaan (vermogen) kekhawatiran seseorang itu. Kemungkian peristiwa itu tidak dengan sengaja menimpa seseorang, oleh karena itu setiap adanya suatu peristiwa maka hal itu merupakan peristiwa yang tidak terduga. Asuransi mengendalikan keadaan ini untuk menaksir kadar akibat yang akan menimpa berpedoman satu daftar (reihe) kejadian yang diduga dengan satu bentuk bahaya yang tidak benar-benar terjadi.

Sedangkan Willet berpendapat bahwa pentinya asuransi itu terletak pada kemampuannya untuk memindahkan resiko ketidakpastian dan tidak jelas itu ke dalam biaya tetap dengan cara penggabungan. Menurutnya, sungguh pun resiko itu subyektif dan tidak dapat diobyektifkan, namuan hal itu dapat diukur dengan berpedoman kepada pengalaman dan peristiwa yang lalu. Risiko dapat diukur seandainya sejumlah besar risiko ataupun kejadian yang lalu itu dikumpulkan untuk diambil rata-rata secara umum. Dengan kata lain, probabilitas dari fenomena yang banyak itu dapat dibuat ramalannya berdasarkan sekelompok ukuran yang sama.
Share this article :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Mengapa Kita Butuh Asurnasi? :Pentingnya Asuransi"