Kamus Kecil Asuransi

KAMUS KECIL ASURANSI

Actuarial (Aktuaria)

Fungsi pada suatu perusahaan asuransi yang menerapkan prinsip-prinsiip matematika pada asuransi, termasuk mengkalkulasi/ memperhitungkan daftar harga premi serta memastikan kesehatan perusahaan dari segi keuangan.


Additional Insured

Yang bukan Tertanggung asli yang mendapat perlindungan asuransi terhadap kerugian di bawah syarat dan kondisi Polis yang sudah ada.

Adjustable Premium

Hak Perusahaan Asuransi untuk mengubah tarif premi yang dikenakan kepada Tertanggung tertentu, misalnya sebagai kondisi pembaruan kontrak asuransi.

Ahli Waris

Orang yang menerima manfaat dari Asuransi. Ahli Waris boleh berbeda dengan tertanggung dan pemegang polis.

Annuitant

Pemegang polis yang berhak menerima tunjangan dari Perusahaan Asuransi selama jangka waktu tertentu.

ANP

ANP merupakan singkatan dari Annualized New Premium. Untuk polis dengan pembayaran tahunan, ANP nya sama dengan premi regular dari polis. Untuk pembayaran bulanan, perempat bulanan, dan semu tahunan, Anda dapat mengalikannya dengan 12.4 atau 2 untuk menghitung besar ANP.

Appraisal

Perkiraan kuantitas, kualitas dan nilai. Melalui cara ini nilai harta yang akan dipertanggungkan ditentukan.

Apresiasi

Kenaikan nilai tukar dari harta benda yang disebabkan oleh faktor tertentu (misalnya ekonomis) yang sifatnya bisa sementara atau tetap.

Asuransi

Asuransi atau pertanggungan adalah perjanjian antara dua pihak atau lebih, di mana pihak penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung, dengan menerima premi asuransi, untuk memberikan penggantian kepada tertanggung kepada kerugian, kerusakan, atau kehilangan keuntungan yang diharapkan.

Asuransi Syariah

Usaha saling melindungi dan tolong menolong di antara sejumlah orang/ pihak melalui investasi dalam bentuk aset dan tabarru' yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi risiko tertentu melalui akad (perikatan) yang sesuai dengan syariah.

Batas Tingkat Solvabilitas

ukuran yang digunakan untuk menilai kemampuan perusahaan Asuransi dalam memenuhi kewajibanya kepada pemegang polis/ tertanggung, yang dicerminkan dengan suatu perbandingan antara nilai kekayaan yang diperkenankan dengan kewajiban perusahaan yang bersangkutan.

Batas Tingkat Solvabilitas Minimum

Suatu jumlah minimum tingkat solvabilitas yang ditetapkan, yaitu sebesar jumlah dana yang dibutuhkan untuk menutup resiko kerugian yang mungkin timbul sebagai akibat dari deviasi pengelolaan kekayaan dan kewajiban sesuai dengan keputusan menteri keuangan tentang Kesehatan Keuangan Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Reasuransi.

Bukti Layak Asuransi (Insurability Evidence)

Formulir Pernyataan Kesehatan dan atau pernyataan tertulis lainnya yang ditentukan Perusahaan.

Comprehensive/ All Risk

(Kerugian Gabungan) Memberikan jaminan terhadap: 1. Kerugian/kerusakan atas kendaraan bermotor yang diasuransikan karena tabrakan, benturan, terbalik, tergelincir dari jalan. 2. Kerugian keuangan/kerusakan kendaraan bermotor karena perbuatan jahat orang-orang terkecuali oleh keluarga sendiri/orang yang bekerja dengan tertanggung atau membawa kendaraan tersebut seizin tertanggung. 3. Kebakaran yang diakibatkan oleh api yang muncul dari dalam maupun dari luar kendaraan. 4. Pencurian, termasuk pencurian yang dilakukan dengan kekerasan. 5. Sambaran petir.

Deductible

(Own Risk/OR atau biasa disebut Risiko Sendiri) : Adalah jumlah sekian rupiah pertama dari suatu klaim yang tidak ditanggung oleh polis. Fungsinya: untuk menghindari klaim kecil-kecil dan agar tertanggung mau memperhatikan pencegahan kerugian serta untuk mengurangi kerugian yang dialami oleh Penanggung.

Depresiasi

Hilang atau berkurangnya nilai atau selisih nilai suatu benda pada saat yang berbeda.

FYP

FYP merupakan singkatan dari First Year Premium (Premi tahun Pertama), FYP adalah premi efektif yang dibayarkan selama polis tersebut belum 12 bulan.

Gharar

"Ketidakpastian yaitu Untung-untungan yang sama kuat antara ada dan tidak ada, atau sesuatu yang mungkin terwujud dan mungkin tidak terwujud, seperti jual-beli burung yang masih terbang bebas di udara.

Grace Period (Masa Tenggang)
Suatu periode dimana pemegang polis belum membayar prem pada saat jatuh tempo namun polis tetap berlaku.

GWP

Merupakan singkatan dari Gross Written Premium. Gross Writen Premium adalah ukuran performa agen yang paling utama dari Asuransi Kesehatan Gross Written Premium adalah penjumlahan dari premi tahun pertama (First Year Premium) dan premi renewal

Harga Pertanggungan

Berfungsi sebagai: Nilai batas tanggung-jawab penanggung, artinya Ganti Rugi yang diberikan oleh Penanggung setinggi-tingginya dalah sebesar Harga Pertanggungan tersebut. Ungkapan "setinggi-tingginya" adalah penting dipahami dan itu mengandung arti bahwa penggantian dari Penanggung bisa lebih rendah dari nilai tersebut. Terjadinya penggantian yang lebih rendah apabila Harga Pasar kendaraan lebih rendah dari Harga Pertanggungan. 1. Dasar untuk menentukan ada tidaknya "average" bila terjadi klaim 2. Dasar untuk perhitungan premi. (Harga Pertanggungan x Rate = PREMI). Jumlah premi akan memadai sesuai dengan besarnya resiko yang dihadapi apabila Harga Pertanggungan benar-benar mewakili atau sama besar dengan nilai menghadapi resiko (var); atau dengan kata lain resiko itu fully insured.

Hazard

Suatu keadaan atau sifat, baik yang berwujud fisik (physical hazards) maupun yang berwujud tingkah laku, karakter dan sifat manusia (moral hazards) yang mempengaruhi kemungkinan terjadinya bahaya. Contoh physical hazards: 1. Asuransi kebakaran (instalasi listrik yang tidak baik, penyimpanan bahan yang mudah terbakar); 2. Asuransi kendaraan bermotor (kepadatan lalu lintas yang tinggi, Penggunaan kendaraan untuk taksi). Contoh moral hazards: 1. Tertanggung (kurang berinisiatif memperkecil kerugian, sifat yang pemarah, pemabuk, dsb); 2. Majikan dan karyawan (Hubungan yang kurang baik antara majikan dan karyawan, majikan yang kurang memperhatikan kondisi tempat kerja).

Indemnity

(Ganti Rugi) Apabila obyek yang diasuransikan terkena musibah sehingga menimbulkan kerugian maka kami akan memberi ganti rugi untuk mengembalikan posisi keuangan Anda setelah terjadi kerugian menjadi sama dengan sesaat sebelum terjadi kerugian. Dengan demikian Anda tidak berhak memperoleh ganti rugi lebih besar daripada kerugian yang Anda derita. Beberapa cara pembayaran ganti rugi yang berlaku: 1. Pembayaran dengan uang tunai, atau; 2. Perbaikan, atau; 3. Penggantian, atau 4. Pemulihan kembali.

Kebongkaran

Memasuki pekarangan orang lain dengan cara paksa dan dengan maksud jahat, harus terlihat bekas/tanda masuknya dengan paksa misalnya congkelan atau pengrusakkan.

Kepentingan yang dipertanggungkan (Insurable Interest)
Anda dikatakan memiliki kepentingan atas obyek yang diasuransikan apabila Anda menderita kerugian keuangan seandainya terjadi musibah yang menimbulkan kerugian atau kerusakan atas obyek tersebut. Kepentingan keuangan ini memungkinkan Anda mengasuransikan harta benda atau kepentingan Anda. Apabila terjadi musibah atas obyek yang diasuransikan dan terbukti bahwa Anda tidak memiliki kepentingan keuangan atas obyek tersebut, maka Anda tidak berhak menerima ganti rugi.

Ketentuan Tambahan

Semua ketentuan lain termasuk lampiran-lampiran sebagai pelengkap dari Syarat-Syarat Umum atau Khusus Polis yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Polis Induk.

Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan

Kewajiban kepada pemegang polis atas premi yang jatuh tempo termasuk premi yang masih dalam masa keleluasaan.

Klaim

1. Kerugian atau kerusakan yang diderita oleh tertanggung terhadap obyek yang dipertanggungkannya yang diakibatkan oleh resiko yang dijamin di dalam polis. 2. Permintaan atau pemberitahuan atas hak seseorang untuk mendapatkan penggantian dari perusahaan Asuransi atas suatu kejadian yang menyebabkan kerugian yang ditanggung/ dilidungi oleh polis.

Klaim dan Manfaat Asuransi Takaful

Beban yang terdiri dari klaim dan manfaat Asuransi yang pembayarannya didasarkan pada terjadinya peristiwa yang diasuransikan, yaitu klaim kematian, klaim cacat dan klaim jaminan kesehatan, klaim dan manfaat karena jatuh tempo, serta klaim dan manfaat karena pembatalan (surrender).

Klaim Reasuransi

Bagian klaim yang menjadi kewajiban reasuradur sehubungan dengan perjanjian reasuransi.

Klausula

Merupakan bagian dari polis atau tambahan-tambahan yang dilekatkan kepada polis berkenaan dengan masalah tertentu dalam kontrak/perjanjian asuransi atau bagian khusus dari polis atau endorsemen.

Knock for Knock Agreement

(Saling Pikul Resiko) Merupakan inter-company agreement dengan agreement mana para penanggung yang mengadakan agreement itu sepakat untuk tidak saling menggunakan hak subrogasinya terhadap sesama mereka. Di Indonesia, ketentuan ini hanya berlaku jika kendaraan yang saling tabrak sama -sama dicover dengan Kondisi All Risk atau Pertanggungan All Risk plus TJH pihak ke III

Kontribusi (Contribution)

Anda dapat saja mengasuransikan harta benda yanga sama pada beberapa perusahaan asuransi. Namun bila terjadi kerugian atas obyek yang diasuransikan maka secara otomatis berlaku prinsip kontribusi. Prinsip kontribusi berarti bahwa apabila kami telah membayar penuh ganti rugi yang menjadi hak Anda, maka kami berhak menuntut perusahaan-perusahaan lain yang terlibat suatu pertanggungan (secara bersama-sama menutup asuransi harta benda milik Anda) untuk membayar bagian kerugian masing-masing yang besarnya sebanding dengan jumlah pertanggungan yang ditutupnya.

Maisir

Suatu transaksi yang dilakukan oleh dua pihak untuk kepemilikan suatu benda atau jasa yang menguntungkan satu pihak dan merugikan pihak lain dengan cara mengaitkan transaksi tersebut dengan suatu tindakan atau kejadian tertentu.

Manfaat Takaful

Sejumlah uang dan atau segala faedah yang dapat diterima oleh Pemegang Polis atau yang ditunjuk sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Syarat-Syarat Khusus Polis.

Masa Perjanjian

Jangka waktu berlakunya perjanjian dengan Takaful Indonesia.

Mata Uang Polis

Mata uang yang berlaku terhadap Premi dan Manfaat Takaful yang harus dibayar sebagaimana yang tercantum dalam halaman keterangan Polis.

Maturity Date (Tanggal Jatuh Tempo)
Tanggal yang telah disetujui pada saat dimana suatu perusahaan asuransi membayarkan sejumlah tunai uang.

Mudharabah

Kesepakatan antara dua pihak, di mana pihak pertama, disebut shahibul maal, menyediakan seluruh dana, sedangkan pihak lainnya menjadi pengelola (mudharib). Keuntungan usaha secara mudharabah dibagi menurut kesepakatan yang dituangkan ke dalam kontrak. Namun apabila rugi, maka kerugian akan ditanggung oleh pemilik dana selama kerugian itu bukan kelalaian pengelola dana. Jika kerugian itu akibat kelalaian pengelola, maka ia wajib bertanggung jawab pada kerugian itu.

Nilai Tunai

Dana tabungan ditambah dengan bagian keuntungan atas hasil investasi (mudharabah) dan dikurangi dengan pengambilan sebagian jika ada.

Over Insured (Diatas Harga Pasar)

Suatu keadaan di mana pada saat terjadi kerugian, Harga Pertanggungan lebih tinggi dari Harga Pasar Kendaraan tersebut (Sum Insured > Market Value/Value at Risk/Value at the time of loss). Jika hal ini terjadi, klaim Partial loss akan diganti penuh (less deductible) , Klaim Total Loss akan diganti sesuai Harga Pasar, bukan Harga Pertanggungan. Mengapa? Sebab kerugian tertanggung sesungguhnya adalah sebesar Harga Pasar kendaraan tersebut.

Paid Up Value

Ketentuan ini memberikan hak kepada pemegang polis untuk menghentikan pembayaran premi-premi di kemudian hari setelah polis memperoleh nilai tunai. Polis tetap berlaku sesuai dengan jumlah uang pertanggungan yang telah berkurang nilainya.

Pemegang Polis

Pemilik dari polis Asuransi, dapat berupa Institusi atau lembaga atau organisasi yang mengadakan perjanjian asuransi dengan Perusahaan Takaful Indonesia.

Pencegahan

Tindakan pihak yang berwenang dalam usaha menghalangi, menghentikan atau mengurangi dampak atau akibat terjadinya risiko-risiko yang dijamin.

Penyakit Congenital

Kelainan bawaan yang telah ada sejak lahir. Hal ini termasuk dan tidak terbatas pada segala jenis hernia dan epilepsi, kecuali bila disebabkan oleh Cedera yang terjadi setelah Tanggal Efektif.

Perbuatan Jahat (Malicious Damage)

Tindakan seseorang yang dengan sengaja merusak harta benda orang lain karena dendam, dengki, amarah atau vandalistis, kecuali tindakan yang dilakukan oleh seseorang yang berada di bawah pengawasan atau atas perintah Tertanggung atau yang mengawasi atau menguasai harta benda tersebut, atau oleh pencuri/perampok/penjarah.

Periode Asuransi

Masa berlakunya asuransi yang tercantum dalam Polis.


Perpanjangan Polis

Suatu Polis dengan persetujuan Perusahaan telah diperpanjang untuk Periode Asuransi berikutnya, tanpa terputus sejak jatuh temponya Polis ini.

Personal Accident (Passenger & Driver) (Kecelakaan Diri bagi Penumpang dan Pengemudi)

Memberikan jaminan terhadap kerugian phisik yang menyebabkan kematian / cacat tetap para penumpang dari kendaraan bermotor yang diasuransikan sebagai akibat kecelakaan kendaraan bermotor yang dibawa atau ditumpanginya. Kecelakaan Diri ini hanya untuk: Tertanggung, para penumpang, dengan atau tanpa menyebutkan namanya, pengemudi dan atau pembantu pengemudi. Suku Premi dihitung berdasarkan jumlah tempat duduk kendaraan yang diasuransikan, kecuali untuk pengemudi/pembantu pengemudi ditetapkan tersendiri tanpa memperhatikan jumlah tempat duduk.

Peserta

1. Pemegang Polis yang bertindak sebagai Shahibul Maal (pemilik dana) yang mengadakan perjanjian Takaful; 2. Anggota Kelompok dengan atau tanpa Tanggungan yang diasuransikan dan namanya tercantum dalam daftar peserta atau dalam endorsement yang dikeluarkan oleh Perusahaan

Piutang Premi

Tagihan premi kepada pemegeng polis yang telah jatuh tempo dan masih dalam masa keleluasaan

Piutang Reasuransi

Tagihan kepada reasuradur yang timbul dari transaksi reasuradur sehubungan dengan penerimaan premi reasuransi, komisi reasuransi, komisi keuntungan dan klaim reasuransi.

Policy Lapse (polis lewat waktu)

Penghentian penanggungan asuransi sebagai akibat dari tidak dibayarnya premi-premi

Polis

1. Surat perjanjian asuransi antara Perusahaan dengan Peserta dan Pemegang Polis yang diterbitkan oleh Perusahaan untuk Pemegang Polis; 2. Berisi kesepakatan antara pihak tertanggung dengan penanggung berkenaan dengan risiko yang hendak dipertanggungkan; 3. Dokumen yang diterbitkan oleh Perusahaan dan semua informasi yang diberikan oleh Pemegang Polis dan atau Peserta yang merupakan perjanjian antara Peserta dan Pemegang Polis degnan Perusahaan serta perubahan-perubahannya dikemudian hari sebagaimana disepakati oleh Pemegang Polis dan Perusahaan.

Pre-Existing Conditions (Kondisi Pra-Eksisting)

Keadaan dan atau penyakit yang memerlukan penanganan medis lanjutan, dan atau keadaan dan penyakit yang secara medis akan muncul berulang yang berhubungan dengan kondisi atau penyakit terdahulu, dan atau penyakit yang termasuk dalam klasifikasi penyakit kronis baik yang diturunkan (hereditary) atau didapat (acquired) baik selama dalam kandungan, pada saat lahir atau setelah lahir dimana kondisi dan atau penyakit maupun perjalanan penyakit (pathogenesis) ini telah ada, baik diketahui atau tidak oleh calon Peserta pada saat didaftarkan sebagai Peserta.

Premi

1. Pembayaran dari pemegang polis untuk perlindungan asuransinya. Premi dapat dibayarkan sekaligus atau sebagai cicilan; 2. Sejumlah dana yang dibayarkan oleh Pemegang Polis kepada Perusahaan sehubungan dengan Asuransi Peserta setiap tahun pada ulang tahun tanggal berlakunya Polis.

Premi Bruto

Premi yang diperoleh dari pemegang polis

Premi Reasuransi

Bagian dari premi yang belum diakui sebagai pendapatan karena masa pertanggungannya masih berjalan pada akhir periode.

Premi Takaful

Sejumlah dana yang dibayarkan oleh Pemegang Polis kepada Takaful Indonesia sehubungan dengan Asuransi Peserta setiap tahun pada ulang tahun tanggal berlakunya Polis. Premi Takaful terdiri dari Dana Tabungan (merupakan tabungan Peserta, khusus untuk produk yang mempunyai unsur tabungan) dan tabarru‚ (dana untuk tujuan kerjasama tolong menolong dan saling menanggung di antara para peserta, bila terjadi klaim).

Premi yang belum merupakan pendapatan

Bagian dari premi yang belum diakui sebagai pendapatan karena masa pertanggungannya masih berjalan pada akhir periode.

Pro-rata

Perhitungan khusus untuk penggantian atas biaya-biaya yang terjadi karena penggunaan manfaat yang tidak sesuai dengan plan yang dipilih.

Proximate Cause (Sebab Akibat)

Apabila kepentingan yang diasuransikan mengalami musibah atau kecelakaan, maka pertama-tama kami akan mencari sebab-sebab yang aktif dan efisien yang menggerakkan suatu rangkaian peristiwa tanpa terputus sehingga pada akhirnya terjadilah musibah atau kecelakaan tersebut.Suatu prinsip yang digunakan untuk mencari penyebab kerugian yang aktif dan efisien adalah: "Unbroken Chain of Events" yaitu suatu rangkaian mata rantai peristiwa yang tidak terputus.

Rawat Inap

Dirawat secara terus-menerus di dalam Rumah Sakit sekurang-kurangnya selama 1 x 12 jam untuk pengobatan yang diperlukan sesuai dengan penyakit atau cedera yang dapat dijamin, tetapi waktu 1 x 12 jam secara terus-menerus tersebut tidak diperlukan bila biaya-biaya yang timbul berkenaan dengan pengobatan Gawat Darurat.

Regular Premium Policy

Suatu polis yang menghendaki pembayaran premi secara berkala; bulanan, setiap empat bulan, setiap enam bulan atau tahunan

Reinstatement

Pengembalian sebuah polis kepada nilai penuhnya setelah dibayarnya suatu klaim. Pengembalian ini mungkin memerlukan premi tambahan atau mungkin juga tidak.

Replacement Cost

Pembayaran biaya penggantian kepada Tertanggung atas harta benda yang rusak tanpa mengurangi nilai penghapusannya. Dengan syarat harta benda yang rusak tersebut harus diganti terlebih dahulu sebelum Tertanggung memperoleh pembayaran klaimnya.

Resiko Sendiri

Sejumlah nilai tertentu yang menjadi tanggung jawab tertanggung dalam setiap kejadian klaim.

Riba

Riba secara bahasa berarti perluasan, pertambahan dan pertumbuhan. Dan secara istilah berarti premium yang harus dibayarkan oleh peminjam kepada pemberi pinjaman bersama jumlah pokok pinjaman sebagai syarat untuk mendapatkan pinjaman atau perpanjangan waktu jatuh temponya.

Risk Based Capitalo (RBC)

Rasio antara tingkat solvabilitas dan batas tingkat solvabilitas minimum

Sabotage (Sabotase)

Tindakan pengrusakan harta benda atau penghalangan kelancaran pekerjaan atau yang berakibat turunnya nilai suatu pekerjaan, yang dilakukan oleh seseorang dalam usaha mencapai suatu tujuan yang menurut pendapat umum berlatar belakang politik

Single Premium Policy (Premi Tunggal)

Suatu polis yang hanya menghendaki sekali pembayaran premi yang dilakukan di muka.

Subrogation (Perwalian)

Prinsip subrogasi diatur dalam pasal 284 kitab Undang-Undang Hukum Dagang, yang berbunyi: "Apabila seorang penanggung telah membayar ganti rugi sepenuhnya kepada tertanggung, maka penanggung akan menggantikan kedudukan tertanggung dalam segala hal untuk menuntut pihak ketiga yang telah menimbulkan kerugian pada tertanggung". Dengan kata lain, apabila Anda mengalami kerugian akibat kelalaian atau kesalahan pihak ketiga maka kami, setelah memberikan ganti rugi kepada Anda, akan menggantikan kedudukan Anda dalam mengajukan tuntutan kepada pihak ketiga tersebut.

Tabarru

Dana kebajikan yang diberikan dengan niat ikhlas untuk tujuan saling membantu di antara sesama peserta Takaful apabila di antaranya mendapat musibah.

Tahun Polis

Masa satu tahun termasuk tanggal berlaku dari permulaan asuransi dan segera setelah tanggal itu.

Takaful

Usaha kerjasama saling melindungi dan menolong di antara Peserta dalam menghadapi terjadinya malapetaka dan bencana (sesuai Qs. Al-Maidah 2).

Tanggal Efektif

Tanggal pada saat Peserta mulai diasuransikan di bawah Polis ini dan sesuai dengan tanggal yang tercantum dalam daftar peserta, kartu peserta atau endorsement yang dikeluarkan oleh Perusahaan.

Tanggung Jawab Hukum Terhadap Penumpang (Passenger Legal Liability / P.L.L)

Menjamin kerugian para penumpang kendaraan bermotor yang diasuransikankan sebagai akibat kecelakaan kendaraan bermotor yang diasuransikan, kecuali: 1. Bila yang diasuransikan kendaran bermotor pribadi, kepada pengemudi, pemilik, istri & anak-anak tertanggung, serta orang-orang yang bekerja kepada tertanggung; 2. Bila bermotor penumpang milik Perseroaan Terbatas, kepada pengemudinya, para pengurus, serta orang-orang yang bekerja pada perseroan tersebut; 3. Bila kendaraan bermotor penumpang milik CV / Firma, kepada pengemudinya, pemilik CV / Firma, orang-orang yang bekerja pada CV / Firma tersebut. Catatan: Anda hanya dapat menambahkan pertanggungan ini, jika anda telah memilih jaminan untuk tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga.

Tanggung Jawab Hukum Terhadap Pihak Ketiga (TJH-III) atau Third Party Liability

(TPL) Memberikan jaminan: 1. Terhadap kerugian yang diderita oleh pihak ketiga yang disebabkan oleh kendaraan Tertanggung; 2. Penggantian biaya-biaya dan / atau bantuan ahli hukum berkenaan kerugian dalam butir 1 dengan syarat penanggung terlebih dahulu memberikan persetujuan tertulis atas pengeluaran biaya-biaya tersebut. Jaminan yang diberikan meliputi: kerugian keuangan, kerugian material, fisik; Pengecualian terhadap jaminan ini adalah bagi: 1. Para penumpang yang berada dalam kendaraan bermotor yang di pertanggungkan; 2. Bila tertanggung perorangan kepada istri/suami atau anak-anaknya; 3. Jika tertanggung Firma, CV, kepada perseronya; 4. Jika tertanggung berbentuk PT kepada para pengurusnya; 5. Kepada orang-orang yang bekerja dengan tertanggung dengan mendapat upah; 6. Kepada hewan-hewan atau barang-barang yang menjadi milik tertanggung di bawah penjagaanya atau diangkat / dimuat diatas / dibongkar dari kendaraan yang dipertanggungkan. Tanggung jawab hukum ini juga berlaku walaupun kendaraan tersebut dibawa oleh orang lain yang dengan seizin tertanggung dan sesuai persyaratan polis.

Tanggungan

Pasangan dan atau Anak yang sah secara hukum dari anggota kelompok.

Tanggungan Sendiri (Co-Insurance)

Sejumlah biaya yang merupakan beban Peserta untuk pengobatan setiap penyakit atau cedera yang timbul yang besarnya ditentukan dalam Polis dan Daftar Manfaat.

Tertanggung

Kewajiban yang timbul dari transaksi reasuransi, sehubungan dengan pembebanan premi reasuransi, komisi reasuransi, komisi keuntungan dan klaim reasuransi.

Under Insured (Dibawah Harga Pasar) (Berdasarkan. Pasal 12)

Suatu keadaan di mana pada saat terjadi kerugian, Harga Pertanggungan lebih kecil dari Harga Pasar Kendaraan tersebut/sejenis. Jika hal ini terjadi, maka , klaim dibayar secara prorata, dan jika Total Loss setinggi-tingginya sebesar Harga Pertanggungan. Setiap penutupan Asuransi diharapkan sesuai dengan harga pasar sambil mempertimbangkan kemungkinan kenaikan harga akibat inflasi. Jika Harga Pertanggungan lebih rendah dari Harga Pasar, maka dikatakan penutupan tersebut Under-Insurance. Penutupan demikian akan berakibat tidak memadainya premi yang diterima oleh Asuransi dibandingkan dengan risiko yang dipikulnya. Oleh karena itu, penggantian klaim tidak dapat dilakukan secara penuh melainkan dihitung secara prorata

Underwriting

Proses penaksiran/ penilaian dan penggolongan derajat risiko yang terkait pada calon tertanggung, serta pembuatan keputusan untuk menerima atau menolak resiko tersebut.

Utmost Good Faith

(Itikad Baik) Yang dimaksudkan adalah bahwa Anda berkewajiban memberitahukan sejelas-jelasnya dan teliti mengenai segala fakta-fakta penting yang berkaitan dengan obyek yang diasuransikan. Prinsip ini pun berlaku bagi perusahaan asuransi, yaitu menjelaskan risiko-risiko yang dijamin maupun yang dikecualikan, segala persyaratan dan kondisi pertanggungan secara jelas serta teliti. Prinsip ini menjadi sangat penting karena : 1. Secara umum tertanggung mengetahui lebih lengkap objek yang akan diasuransikan dibandingkan dengan penanggung; 2. Perhitungan besarnya premi sangat dipengaruhi oleh beban risiko.

Waranty

Suatu janji tertanggung bahwa sesuatu hal tertentu akan atau tidak akan dilakukan, atau bahwa suatu keadaan tertentu ada atau tidak ada. Pelanggaran akan waranty membebaskan penanggung dari tanggung jawab klaim.
Share this article :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Kamus Kecil Asuransi"