Sistem Ekonomi Dunia dan Bisnis

Ilustrasi

Perkembangan dunia beisnis sangat dipengaruhi oleh cara cara masyarakat dalam mengalokasikan sumber daya yang terbatas untuk kepentingan tertentu. Sumber daya yang dimiliki masyarakat dapat berupa sumberdaya alam, modal, teknologi, tenaga kerja, maupun tanah.



Hampir tidak ada argumentasi yang dapat membantah  pentingnya ilu ekonomi sebagai alat yang menentukan kehidupan manusia memenuhi prioritas kebutuhan. Cara pemilihan prioritas dan pemberian sumberdaya dipengaruhi oleh falsafah ekonomi yang dianut oleh masyarakat yang bersangkutan.

Di Negara-negara yang menganut system kapitalis, cara pemilihan prioritas aktivitas bisnis dan pembagian sumber daya diserahkan pada kekuatan permintaan dan penawaran yang ada di pasar. Penekanan Adam Smith (1776), seorang ekonom klasik, terletak pada manfaat yang akan diterima masyarakat luas sebagai akibat dari kegiatan seseorang yang semata-mata bertujuan mencapai keuntungan sendiri. Demikian pula konsep “tangan tak tampak” (the invisible hand) dan sistem kebebasan alamiah menjadi slogan para usahawan sejak 1776 sampai dewasa ini.

Adanya perbedaan sifat sumberdaya yang tersedia di masyarakat dan sifat aktivitas bisnis yang mungkin dilakukan, mengharuskan kalangan bisnis untuk memilih prioritas-prioritas. Aktivitas yang menjadi prioritas paling utama tentu saja aktivitas yang dapat mendatangkan keuntungan yang paling optimal. Pemilihan prioritas bisnis pada saat ini juga sangat tergantung pada kecermatan para usahawan dalam emmanfaatkan peluang. Aktivitas yang memiliki peluanglah yang akan memperoleh sumberdaya yang dibutuhkan. Untuk itu, bisnis membutuhkan penguasaan ilmu dasar ekonomi yang menyeluruh dan relevan dengan pemilihan aktivitas dan aktor-aktor produksi yang optimal.

Ilmu Ekonomi itu sendiri adalah studi tentang cara-cara yang digunakan asyarakat dalam mengalokasikan sumberdaya yang terbatas untuk memproduksi dan mendistribusikan hasil produksi kepada pihak-pihak yang memerlukan.

PEMBAGIAN ILMU (EKONOMI MIKRO DAN MAKRO)

Ekonomi makro mempelajari perekonomian atau perilaku ekonomi secara keseluruhan (nasional). Dalam ekonomi makro akan dipelajari hal-hal seperti tingkat output nasional (PNB dan PDB), ketenagakerjaan, harga-harga, perdagangan luar negeri, inflasi, jumlah uang yang beredar, dan menganalisis alasan-alasan yang menyebabkan suatu bangsa lebih maju dibandingkan yang lainnya.

Ekonomi mikro mempelajari perilaku individu-individu atau organisasi, harga-harga, dan pasar sebagai bagian dari ekonomi. Dalam ekonomi mikro akan dipelajari aspek aspek yang terkait dengan keputusan yang paling memungkinkan dan menguntungkan bisnis di pasar.

SISTEM EKONOMI

Sistem Ekonomi adalah cara yang digunakan suatu masyarakat dalam mengalokasikan sumberdaya untuk memenuhi kebutuhan barang dan jasa.

Sistem ekonomi yang dianut masyarakat akan menentukan jenis dan jumlah barang dan jasa yang akan diproduksi, siapa yang memproduksi, dan siapa yang menggunakan.

Dalam teori ilmu ekonomi, kita mengenal beberapa sistem ekonomi yaitu kapitalisme, sosialisme, dan komunisme. Dalam praktiknya kita sulit menemukan kapitalisme yang murni atau komunisme yang murni, yang ada adalah sistem ekonomi campuran.

Kapitalisme adalah sistem ekonomi yang berciri penguasaan sumberdaya oleh swasta. Pengalokasian sumberdaya diserahkan pada mekanisme pasar.

Sosialisme adalah sistem ekonomi dimana swasta diberi kebebasan untuk menguasai sebagian (kecil) sumberdaya yang dimiliki oleh negara, sedangkan sebagian (besar) sumber daya yang lain dikuasai dan diatur penggunaannya oleh pemerintah.

Komunisme adalah sistem ekonomi dimana semua sumberdaya dikuasai dan diatur penggunanya oleh pemerintah, sehingga swasta dan kepemilikan pribadi tidak diakui.


Terimakasih telah membaca resume ini, jika ada kritik dan saran mengenai isi materi silahkan Anda tulis di komentar. ^_^

Kismono, Gugup. 2001. Bisnis Pengantar. YogyakartaBPFE-Yogyakarta.
Share this article :
+
Previous
Next Post »
1 Komentar untuk "Sistem Ekonomi Dunia dan Bisnis"